Tag Archives: Para Tokoh Dunia Dalam Industri Media

Para Tokoh Dunia Dalam Industri Media

Para Tokoh Dunia Dalam Industri Media

Para Tokoh Dunia Dalam Industri Media – Baron Paul J. Reuter (1816-1899)

Layanan berita internasional pertama dan terbesar di dunia dipelopori oleh Baron Paul J. Reuter. Pria berdarah Yahudi dan kelahiran Jerman ini kemudian menetap di Inggris dan dihormati atau dikenal dengan nama Baron, suatu gelar kebangsawanan Inggris. Layanan berita internasional pertama yang dia dirikan di Inggris itu disebut Reuter’s News Service, suatu organisasi layanan berita terbesar sedunia.

Para Tokoh Dunia Dalam Industri Media

Reuter juga cepat mengantisipasi dua jenis teknologi komunikasi yang lain. Pertama, komunikasi lewat kawat-kawat telegrafi. Dan kedua, komunikasi melalui kabel-kabel bawah laut. Kedua jenis komunikasi itu berguna sebagai jaringan pengiriman berita antar-benua. idn poker

Adolp Ochs (1858-1935)

Harian The New York Times – disingkat NYT – demikian populernya sehingga ia disebut dalam salah satu lirik “Saturday Night Fever” yang dibuat menjadi suatu hit dunia tahun 1980-an oleh “The Bee Gees” dari Australia. NYT memang suatu koran bergengsi – di Amerika Serikat dan dunia. Pemilik dan pengelola masa awalnya adalah Adolph Ochs, seorang pengusaha pers berdarah Yahudi-AS.

Ochs tidak langsung memiliki dan mengelola NYT. Penerbit koran kelahiran Ohio AS itu mula-mula membeli dan mengelola Chattanooga Times pada tahun 1878, koran terkemuka di AS bagian selatan. Delapan belas tahun kemudian, dia membeli dan mengelola The New York Times.

Apa yang menyebabkan NYT menjadi suatu harian yang bergengsi ? Mungkin, pandangan Adolph Ochs tentang pers bisa menjelaskan sebab-sebabnya. Dia sangat memusuhi sensasionalisme dalam berita. Akan tetapi, dia menekankan peliputan yang komprehensif, etis, dan tidak berpihak. Sikap tidak berpihak itu dia tegaskan demikian : “Tanpa rasa takut atau tanpa keberpihakan”. Lain dari itu, dia menciptakan slogannya yang menjadi tuntunan bagi pemuatan berita di koran itu. “Semua berita yang cocok untuk dicetak, (cetaklah).” Penerapan pandangannya mengakibatkan NYT menjadi koran terkemuka AS yang tak tertandingi dalam gengsi dan dampak globalnya.

Joseph Pulitzer (1847-1911)

Gajah mati meninggalkan gading. Joseph Pulitzer wafat meninggalkan Hadiah Pulitzer – bagi bangsa Amerika Serikat. Hadiah itu dianugerahkan bagi prestasi luar biasa dalam jurnalisme, kesusastraan, dan teater – sampai sekarang.

Siapakah dan apakah Joseph Pulitzer ? Dia adalah seorang editor terkenal di dunia karena Hadiah Pulitzer yang diwariskannya. Sebelum menjadi terkenal dalam jurnalisme, dia masuk tentara dan – sesudah pensiun – menetap di Saint Louis sebuah kota di AS. Keterlibatannya dalam jurnalisme didorong antara lain oleh kemiskinannya sesudah pensiun. Tanpa uang sepeser pun, dia mencari nafkah dengan menulis pertama kali untuk sebuah koran berbahasa Jerman. Keberuntungannya lalu berubah. Dalam beberapa tahun, reporter itu dipilih menjadi anggota dewan perwakilan rakyat negara-bagian Missouri. Di Missouri, dia menolong membentuk Partai Republikan Liberal. Akan tetapi, niat utamanya adalah koran. Untuk menyalurkan minatnya, Joseph Pulitzer mendirikan usaha-usaha penerbitan. Usaha-usaha ini kemudian meninggalkan efek yang bertahan lama sesudah dia wafat karena menetapkan standar-standar jurnalisme modern. Kemudian, dia menghidupkan kembali atau mendirikan harian The St. Post-Dispatch (1878), The New York World (1883), dan The Evening World (1887). Koran-koran itu berkembang berdasarkan pelaporan investigatif, sensasionalisme, dan pembeberan kesalahan-kesalahan politik. Sesudah wafat, dampak Joseph Pulitzer pada jurnalisme dan kesenian masih berlangsung.

David Sarnoff (1891-1971)

Ingat film Titanic, ingat Jack Dawson (Leonardo DiCaprio) dan Rose Dewitt Bukater (Kate Winslet). Ingat kisah nyata Titanic, ingat David Sarnoff. Lelaki Yahudi-AS itulah penerima pesan tanpa kabel (wireless) dari kapal pesiar mewah itu pada malam tahun 1912 : “S.S. Titanic menabrak gunung es. Tenggelam cepat.” Ketika menerima pesan SOS itu, Sarnoff yang bekerja sebagai seorang operator telepon tanpa kabel pada sebuah perusahaan telekomunikasi meneruskan pesan itu kepada sebuah kapal uap. Kapal uap itu lalu melaporkan bahwa Titanic sudah tenggelam dan beberapa penumpang yang masih hidup dinaikkan ke kapal uap itu. Taft, Presiden AS waktu itu memerintahkan stasiun-stasiun radio lain untuk tidak terlibat. Dan dengan demikian, David Sarnoff seorang diri tetap bertugas selama 72 jam. Dia mencatat nama-nama mereka yang hidup dan membuat namanya terkenal pada jutaan pembaca koran tentang musibah itu.

Para Tokoh Dunia Dalam Industri Media

Cuplikan dari riwayat hidupnya menunjukkan jenis pekerjaannya yang akan membuka kesuksesan besarnya di masa depan. Kariernya di AS di bidang media massa elektronik mulai diketahui masyarakat umum ketika dia pada tahun 1917 mendesak supaya sebuah “kotak musik radio” yang sederhana dipasarkan. Perusahaan Marconi AS mengatakan rencana Sarnoff akan menjadikan radio suatu “alat rumah tangga” yang sama dengan piano atau fonografi. Kariernya lalu menanjak sehingga dia menjadi seorang eksekutif media berita, khususnya televisi dan radio. Sebagai eksekutif media berita, Sarnoff menunjukkan kepemimpinan yang tegas. Dia kemudian menyatukan televisi dan radio menjadi sarana-sarana utama komunikasi massa. Dia cepat menanjak menjadi presiden direktur RCA – Radio Corporation of America – yang didirikan Owen D. Young. Selain itu, dia memampukan RCA membuat siaran-siaran radio dari pantai yang satu ke pantai yang lain di AS. Posisi ini akan mengarahkannya menjadi pendiri NBC – National Broadcasting Corporation – dan anak-anak perusahaannya, Blue Network dan Red Network pada tahun 1927. NBC membawahi banyak stasiun radio di AS dan memperluas jaringan siaran dari satu pantai ke pantai lain di AS. Kemudian, dia meningkatkan siaran televisi RCA menjadi siaran televisi berwarna. Dia kemudian membangun perusahaan itu menjadi kompleks elektronik terbesar sedunia pada waktu itu. Untuk jasa-jasanya yang begitu menonjol dalam bidang media massa, David Sarnoff secara beralasan dihormati bangsa AS sebagai “Bapa televisi Amerika”.

William S. Paley

Salahsatu tokoh media massa elektronik lain yang akan bersaing dengan Sarnoff adalah William S. Paley. Pria ini mendirikan CBS atau Columbia Broadcasting System pada tahun 1928. 1 tahun kemudian, dia memindahkan CBS ke New York dan menjadikannya saingan NBC milik Sarnoff.

Rupert Murdoch (1931- ) atau yang biasa dikenal sebagai Raja Media 

Ruport Murdoch yang lahir di Melbourne Australia tahun 1931, kemudian pindah dan menetap di Amerika Serikat adalah pemilik News Corp. Salah satu korporasi media paling besar dan paling berpengaruh di dunia. Melalui kerajaan bisnis media massa dan penerbitan lainnya, dia menjadi salah seorang terkaya di dunia.

Murdoch juga mewarisi suatu koran Australia dengan oplah kecil tahun 1952. Kemudian, dia secara agresif mengubahnya menjadi News Corp, salah satu perusahaan media terbesar di dunia. Konglomerasi ini mencakup televisi, film-film fitur, layanan online, koran, dan buku-buku.

Tahun 1980-an, dia menjadi warga negara Amerika Serikat demi memenuhi syarat untuk memiliki stasiun-stasiun televisi di sana. Sekarang, dia memiliki Asian Star Television dan saham di Fox TV Network, Penerbit Harper Collins Books, 20th Century Fox, dan harian The New York Post.